Rindu!
Aku bukan cah cinta, tapi kalau abis baca buku romance gitu jadi auto menye-menye wkwk. Lihatlah cuitan di twitter
ku pasti kamu akan “hah apaansi lu” tapi jangan dibaca deng, gausah aja kasihan
mata kamu disuguhi tulisan-tulisan kurang mutu. Mending baca blog ini saja heuheu.
Masih baca tah? Eh awalnya tadi judulnya ‘ga
penting buat dibaca’ tapi pas
kubaca lagi sampai akhir ternyata ada pentingnya juga hehe menurutku sih
seperti itu, makanya langsung ku ganti aja deh judulnya jadi Rindu!.
Alhamdulillah,
terimakasih ya sudah meluangkan waktunya untuk membaca tulisan yang
mungkin
kurang bermanfaat ini. Waktu aku nulis tulisan ini adalah pukul 12:02
dini
hari. Iya aku belum tidur, kebawa dari sering ngerjain tugas ataupun
laporan
sampai tengah malem bahkan sampai subuh. Nggak baik sih emang, kamu yang
masih
bisa bobok dibawah jam 10 bersyukurlah dan gausah nyoba-nyoba begadang
sampai
tengah malam apalagi kalau begadang yang nggak ada tujuannya.
Besok jum’at 1 maret 2019
insyaaAllah aku bersama 2 temanku akan melaksanakan seminar proposal sebagai
salah satu syarat guna memenuhi persyaratan mencapai gelar sarjana Teknik
Sipil. Mohon bantu doanya yaa^^. Itu artinya sudah 1/3 menuju ST alias sarjana Teknik.
Masih ada 2 proses lagi yaitu seminar pra pendadaran dan yang terakhir sidang
pendadaran. Semoga hestek #2019GantiStatus beneran terwujud. Aamiin
Sebenernya nih, jujur ya. Gini. Emmm.
Bingung akutu ngomongnya, eh nulinsya. Aku mau ngasih tau kamu tips agar supaya
tidak menggebu ketika rindu ‘seseorang’. Hihi. He kamu nggak usah geer, aku
nggak lagi rindu kamu ya plis. Aku udah laporan sama Allah jadi kamu nggak
perlu tau. Kamu siapa? Gatau wkwkwk. Apasih sii garing banget daritadi -_- oh
yaudah maaf udah nih udah. Tipsnya adalah kamu harus nyari kesibukan lain yang bikin
kamu benar-benar sibuk. Nah fokus kamu yang awalnya ke ‘dia’ jadi beralih ke kesibukan
itu.
insyaaAllah worth it kok, coba aja deh. Terus banyak-banyakin istighfar, minta
agar dijauhkan dari sering-sering mikirin dia. Mending merindu Rasulullah yang
jelas-jelas akan memberi syafaat kepada kita di yaumil akhir nanti daripada
mikirin si dia yang ga pernah mikirin kamu kan. Eh. Sabar ya.
Inget ngga cerita Bilal yang
gamau adzan sepeninggal wafatnya Rasul, saking rindunya Bilal kepada Rasul sampai
tidak sanggup adzan. Saking cintanya beliau pada Rasulullah. Tidak sanggup
menahan air mata tatkala sampai pada asyhadu
anna muhammadan rasulullahi (aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan
Allah). Lalu apakabar aku dan kamu sekalian merindu seseorang yang belum jelas?
Padahal Rasulullah sallallahu ‘alaihi wasallam nantinya yang akan menangis
serta memohon pada Allah agar kita dikeluarkan dari dahsyatnya siksa api
neraka. Allahumma sholli ‘ala sayyidina
Muhammad, wa’ala alihi sayyidina Muhammad.
#30HariBercerita
#30hbc1914
@sisi_saw
Komentar
Posting Komentar