Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

LINE

Gambar
Abis kepoin temlen line aku, eh ternyata pernah nulis seperti itu. Sekarang aku sudah menemukan titik bahagiaku menggunakan tumblr :)) Dannn, untuk kalimat terakhir yang proposal lamaran itu bercanda hehe Aku udah dapet email beneran sih, tapi bukan soal proposal lamaran loh haha, melainkan email ttg (adadeh rahasia) dari orang asing yang ternyata dia temennya temenku, jadilah skrg kita berteman, hehe alhamdulillah. #30HariBercerita #30hbc1920

KENAPA HOBI POSTING?

Hey what’s up fellas! Assalamu’alaikum… Kamu anak sosmed? Berapa banyak akun sosmed yang kamu punyai? Apakah lebih dari 5? Apakah kamu sering meng upload sesuatu ke media sosialmu? Atau hanya jadi passive account aja, maksudnya punya akun tapi cuma sekadar punya punya an aja, cuma ingin mengikuti apa yang sedang terjadi tanpa ikut serta memperbaharui apa yang ada di akunmu. Memang dalam dunia per social-media an, menurut pengamatanku ada 3 tipe netizen. Yang pertama adalah yang sangat aktif update tentang apapun, yang kedua update tentang apa yang hanya ingin di update , dan yang terakhir adalah tidak pernah update alias punya akun cuma untuk melihat update- an followingnya. Salah satu sosmed yang akan diperbincangkan adalah I think you all knowing this and it should be you having this account, yes that’s Instagram . Punya kan kamu? Dari ketiga tipe netizen tersebut tentu tiap orang punya alasan tersendiri kenapa mereka bisa seperti itu ya dan itu hak mereka untuk...

INSPIRASI

Aku termenung untuk beberapa saat, karena sedang memikirkan kata pertama apa yang akan aku tulis tentang judul yang sudah bertengger di atas sana. Menulis kadang sesulit itu, eh nggak sulit sih tapi semacam butuh sesuatu agar otak ini mampu menghasilkan tulisan yang dirasa sesuai dengan apa yang hati ingin sampaikan. Sebetulnya ketika sudah menulis judul dalam benak ini sudah ada pandangan akan menulis tentang apa. Tapi terkadang untuk memulainya itu yang susah, biasanya kalau sudah mendapatkan kalimat awal yang pas insyaaAllah akan lebih mudah melanjutkannya. Hal itu juga berlaku sama ketika membuat latar belakang proposal skripsi, masyaaAllah ternyata tidak mudah. Hehe. Apalagi bahasa proposal kan lebih formal daripada ketika menulis blog kayak gini yang lebih santai. Kemudian pada akhirnya tulisannya bisa rampung juga kan? Itu karena ada inspirasi, iya inspirasi. Dan inspirasiku sering datang kala tengah malam, itu kenapa aku sering bergadang walau itu tidak baik. Arghhh. Insp...

EXTROVERT ATAU INTROVERT?

Kemarin abis ditanya temenku, ‘Si menurut kamu aku orangnya introvert atau extrovert?’ aku jawab aja dia itu introvert karena emang menurutku dia orangnya aga tertutup gitu dan benar dia itu introvert. Terus aku menimpali lagi, ‘kalo aku 60/40, 60% nya extrovert, 40% nya introvert. Haha. Gatau juga sih sebenernya, Cuma dulu waktu di Ponorogo pas Kerja Praktik, aku dan 2 temanku iseng-iseng mainan tes kepribadian di internet. Nah hasilnya adalah aku itu tipe ENFJ yang kalau dijabarkan adalah Extraversion, Intuitive, Feeling, Judging. 1. Extraversion : ENFJ merupakan pribadi yang senang berteman dengan banyak orang. Mereka akan meras lebih bertenaga saat berkumpul dengan orang banyak 2. Intuitive : ENFJ cenderung lebih memikirkan masa depan daripada masa sekarang, mereka lebih fokus pada gambaran besar daripada detail. 3. Feeling : ENFJ lebih menggunakan perasaan mereka saat akan membuat suatu keputusan. 4. Judging : ENFJ senang pada hal-hal yang terstruktur dan terorganisir ...

BERJIWA RAPI

Kebersihan merupakan sebagian dari iman. Kerapian sebagian dari kebersihan. Jadi kerapian termasuk? Iman? Wkwk analogi darimana coba.. Siapa yang nggak suka dengan kebersihan? Hanya orang-orang yang tidak suka kebersihan lah yang tidak suka kebersihan. Wo lha iya lah, piye to . Hehe Intermezzo aja, biar nggak sepaneng. Di luar lagi hujan, bagi para penyair cocok banget suasana kayak gini buat bikin karya, buat penulis cocok untuk bikin cerita. Bagi yang jomblo karena habis diputusin pacarnya, kukatakan kamu hebat, jangan berlarut dalam kegalauan dan tenang kamu tidak sendirian ada banyak pejuang jomblo fii sabilillah di luar sana. Mari kita perjuangkan status ini hingga titik darah penghabisan, eh maksudnya sampai ada seseorang yang tepat yang akhirnya dipertemukan denganmu. Bagi kita semua tak lupa ucap “ Allahumma shoyyiban nafi’an” ya Allah turunkanlah pada kami hujan yang bermanfaat. Pada hakikatnya hujan ini berkah, jangan ngeluh “yah kok hujan” berarti kamu tidak mensyukuri...

NGOBROL?

Waktu itu aku membeli sempol depan kampus, tiba-tiba naluri ‘reporter’ ku muncul. Ku tanya-tanya si abang penjualnya, sampai akhirnya tahu kalua abangnya juga dari Pati. Wah dalam batinku, kok di Solo penuh dengan orang Pati yak wkwk. Cuma abangnya itu kecilnya doang di Pati, terus pindah ke Pacitan semenjak simbahnya sudah tiada. Awalnya kerja jadi sales, hingga beralih menjadi pedagang ‘sempol malang 87’. Katanya, “lebih enak jadi sales mba, soalnya dapet kenalan banyak, wawasannya pun lebih luas”. Setelah beli sempol aku pindah ke tempat bubur kacang ijo, kutanya-tanya juga bapaknya wkwk. Dulu kan pernah ya aku sama temenku beli bubur tapi belum dibayar karena bapak ndak punya kembalian terus uangnya disuruh bawa aja dulu. Setelah balik lagi ke tempat bapak eh malah udah tutup. Aku kan nggak tau sama temenku udah dibayar belum, terus iseng nanya ke bapaknya dulu pas aku sama temenku beli disitu udah dibayar belum. Kata bapaknya, ‘udah mbak gausah aja, lagian pelanggan saya kan...

Rindu!

Aku bukan cah cinta , tapi kalau abis baca buku romance gitu jadi auto menye-menye wkwk. Lihatlah cuitan di twitter ku pasti kamu akan “hah apaansi lu” tapi jangan dibaca deng, gausah aja kasihan mata kamu disuguhi tulisan-tulisan kurang mutu. Mending baca blog ini saja heuheu. Masih baca tah? Eh awalnya tadi judulnya ‘ga penting buat dibaca’   tapi pas kubaca lagi sampai akhir ternyata ada pentingnya juga hehe menurutku sih seperti itu, makanya langsung ku ganti aja deh judulnya jadi Rindu!. Alhamdulillah, terimakasih ya sudah meluangkan waktunya untuk membaca tulisan yang mungkin kurang bermanfaat ini. Waktu aku nulis tulisan ini adalah pukul 12:02 dini hari. Iya aku belum tidur, kebawa dari sering ngerjain tugas ataupun laporan sampai tengah malem bahkan sampai subuh. Nggak baik sih emang, kamu yang masih bisa bobok dibawah jam 10 bersyukurlah dan gausah nyoba-nyoba begadang sampai tengah malam apalagi kalau begadang yang nggak ada tujuannya. Besok jum’at 1 ma...

Baca, gaboleh malas!

Hei kamu anak muda! Disuruh baca kok pada males tuh kenapa sih? Giliran nonton youtube aja tanpa tedeng aling-aling langsung tancap. Ngaca woy!!! Hehe, padahal aku juga bukan orang yang rajin-rajin amat baca sih. Tapi setidaknya lumayan lah, aku masih suka bacain apa aja loh, sesepele baca sign facilities di pinggir jalan, atau tulisan-tulisan yang ada di sebuah toko, iya segitunya, entah kebiasaan dari kecil deh kayaknya, aneh ya? Atau kamu juga kayak gitu? Wah kita sama dong. Tos dulu lah kalo begitu-kalau kamu cewe. Hehee Baru aja aku baca sebuah artikel yang menyatakan bahwa Indonesia menduduki peringkat 60 dari 61 negara berdasarkan CCSU ( Central Connecticut State University ) ditilik dari beberapa factor sih. Walaupun mungkin Indonesia unggul di bidang lain tapi melihat hal semacam itu miris loh, peringkat 2 dari bawah subhanallah. Apa iya sih seburuk itu? Kulihat di perpus kampus yang datang kesana cukup banyak kok, terbilang ramai malah. Lupakan dulu masalah ...

Keresahan

Keresahan apa yang sedang mengganggu pikiranmu? Banyak banget, tapi kalo ditembak pertanyaan dan harus dijawab saat itu juga tiba-tiba saja aku terpaku bingung mau jawab apa. Ih kok bisa? Entah. Orangtuaku selalu berpesan, “jaga diri nduk, kamu itu perempuan. Pokoknya jaga bener-bener jangan sampai membuat bapak ibu dan keluargamu kecewa.” Sudah bisa ditebak ya apa maksud dari pesan tersebut. Menjaga anak gadis dengan anak laki-laki itu sungguh berat menjaga anak gadis. Ibaratnya punya 10 anak laki-laki dibanding punya 1 anak perempuan itu lebih berat yang 1 anak cewek. Kenapa kok bisa gitu? Ya bisa lah Jamilah-jamidun, bayangin aja anak perempuan itu kalau sudah baligh harus menutup aurat, kalau belum yang nanggung dosanya siapa? Bapak! Kalau anak laki-laki auratnya cuma sebatas pusar sampai lutut nah kalo perempuan kan seluruh badan kecuali ini dan itu (telapak tangan dan wajah). Perempuan adalah godaan terbesar bagi laki-laki. Nah apalagi bagi kamu yang menuntut ...

MENDIDIK ANAK?

- Waah apaan ini judulnya kok mendidik anak? Kan kamu belum punya anak Sii? +Ya emang belum. - Lalu? +Penasaran? Sini aku ceritain. Walaupun aku belum punya anak, disekitarku kan ada banyak anak kecil. Keponakan atau sepupuku yang masih kanak-kanak. Jadi yang mau aku ceritakan adalah tentang cara mendidik mereka para orangtua terhadap anak mereka. Ada beberapa hal yang membuatku kurang ‘sreg’ dengan cara mereka mendidik anak. Aku kasih satu contoh, ketika si anak lagi rewel dan nangis si mamak nih malah bentak anaknya tambah tambah lah nangis anaknya sambil teriak-teriak. Setau aku sih, dari yang kulihat dari public   figure  favorit aku Bia, Zaskia Adya Mecca. Kalo ada anak yang lagi rewel atau nangis biarin aja dulu, terus setelah nangisnya reda baru kita kasih tau deh hal yang bener tuh yang gimana tanpa kita harus ngebentak si anak. Jadi sedari kecil kita udah menanamkan kasih sayang pada anak, anak pun akan mengerti dengan sendirinya. Kan Allah sudah memb...

BINCANG-BINCANG

Tadi pagi aku nemuin dosen pembimbing akademik atau lebih singkatnya dosen PA, atau kalau dulu sekolah disebut wali kelas. Setelah mengucap salam dan duduk di depan beliau, terjadilah percakapan yang cukup akrab. D : Dosen Pembimbing Akademik S : Saya D : “ Mana oleh-olehnya? ”  ( sambil tertawa ringan) S : “Hehee, oleh-olehnya….” ( senyum-senyum nggak jelas sambil nunduk) D : “Tak pikir kamu nikah.” S : “Ehh ndak pak, saudara saya yang menikah.” D : “Lha kamu kapan nikah?” S : “Nanti pak kalo udah wisuda, hehe.. Kalo sekarang kan juga belum ada calonnya.” D : “Udah ada lah.” ( mungkin maksudnya tiap orang udah ada jodohnya gitu kali ya maksud bapak) S : “Belum ada pak, lha belum ada yg dateng ke rumah e hehe.” D : “Hahaa, sudah masanya.” S : “Heheeeee ( dengan ekspresi cengengesan) D : “Kamu kan sekarang sudah semester akhir.” S : “Iya pak.” D : “Yaudah, skripsinya segera dikerjakan itu.” S : “Nggih pak. Yasudah saya pamit dulu pak assalamu...

Cerita aja...

Cerita aja.. Pernah nggak beli makan tapi ternyata lupa nggak bawa dompet? Tadi waktu beli gado-gado udah pesen, terus baru keinget kalo nggak bawa dompet. Langsung kepikiran ada teman yang kosnya dekat warung, abis itu chat wa ke dia alhamdulillah langsung dibalas. Setelah gado-gado nya jadi, aku bilang ke ibuknya ‘buk saya lupa ndak bawa dompet, hehe. Saya ambil uang dulu ya buk’ terus ibuknya bilang gapapa mbak ini gado-gado nya dibawa aja. masyaaAllah baiknya ibuk semoga berkah lancar jaya. Keluar warung ketemu mamang parkir kan terus bilang kalo mau ambil uang dulu ya uangnya sekalian nanti. Eh diketawain sama mamangnya. Meluncurlah aku ke kos temenku   buat ambil uang yang mau kupinjem. Alhamdulillah ya semoga Allah balas dengan yang lebih baik. Udah gitu balik ke warung ibuknya tadi bayar deh, terus tak lupa bayar parkir ke mamang. Kemudian pulang ke kos. Pesan yang bisa dipetik apa? 1. jangan jadi pelupa 2. jalinlah pertemanan yang baik ke banyak or...

#30HBC1903

Gambar
Itu adalah tulisan ke-3 #30hbc1903 atau bisa langsung dikunjungi ke laman instagram gueh @sisi_saw

Bersosialisai itu...

Manusia adalah makhluk sosial. Right? Itu artinya manusia dalam menjalani kehidupan ini membutuhkan orang lain. Kalau ada yang bilang, “gue bisa hidup sendiri tanpa kalian semua!” yakin ngomong gitu? Coba sini aku mau nanya, emang kalau laper gitu beli makan dimana, sama manusia kan belinya? Kalau mau mandi, butuh sabun, sabun yang buat manusia. Kalau mau cari uang, kerja, misal pegawai ya pasti punya atasan, atasannya kan manusia, misal penjual toh butuh pelanggan juga, pelanggannya manusia kan? Dari beberapa contoh tersebut, nggak bisa dipungkiri kita ini butuh manusia lain. Dengan adanya hubungan antarmanusia ini, pasti akan timbul perasaan senang, bahagia, kecewa, sedih, terluka, tersakiti. Pernah menyakiti orang lain? Atau disakiti orang lain? Sepertinya pernah semua ya. Haha. Karena kita manusia biasa dan wajar kalau pernah merasakan itu semua. Pernah suatu waktu, aku diajak ngomong temen tapi kujawab guyon eh dianya ngambek. Di waktu yang lain aku diajak guyon aku tang...

Please, be aware to yourself!

Mencintai adalah suatu kegiatan yang dapat diartikan dengan keikhlasan memperjuangkan, memberikan sesuatu kepada yang dicintai. Mencintai Allah, mencintai Rasulallah, mencintai kedua orangtua, mencintai pasangan, mencintai saudara, mencintai diri sendiri. Yap! Kamu harus mencintai diri kamu sendiri, bukan egois ya ini. Kan awalnya mencintai diri sendiri, lah gimana mau mencintai orang lain kalau sama diri sendiri aja kamu ga cinta! Mencintai diri sendiri bisa dengan memenuhi hak-hak pada diri sendiri, ketika lapar ya segera makan, ketika haus ya minum, ketika ngerasa sakit ya segera minum obat dan lebih bagus segera periksa ke dokter. Jangan menyepelekan hal-hal kecil, karena kalau tiba-tiba hal kecil itu bahaya dan kemudian jadi besar kan bahaya. Bukankah lebih baik mencegah daripada mengobati? Lebih baik segera mengobati daripada keadaan jadi parah? Satu contoh aku punya teman yang kelihatan sangat sehat, selalu ceria. Jadi ketika dia ngerasa sakit dikira itu sakit biasa. N...

Bingung sendiri

Aku bingung hari ini mau nulis apa. Daritadi nulis, hapus, nulis hapus. Untung pake Microsoft word, ngga tulis tangan kayak laporan fisika ku jaman semester 1 yang subhanallah banyaknya. Hehe. Tuhkan, tadi aku habis nulis terus kuhapus lagi ☹ . Pikirannya lagi ga fokus, tiap ada ide tiba-tiba muncul ide yang lain dan membuatku bingung mau nulis yang mana. Padahal 5 hari kemarin alhamdulillah nulis cuma beberapa menit jadi, hari ini aku nulis dari siang kalo ga salah sampai saat ini pukul 10.00 malam baru dapet 86 kata. Hmm I don’t know why. Sometimes u feel sad and confuse but u don’t know the reason kan. Ya gasih? Masa cuma aku doang yang ngerasain kaya gitu kan ga seru gaada temennya. Haha.   Ohiya aku baru inget pernah ngomong kalo dapet feel tu kalo udah malem, makanya nulis dari siang pun ide yang bener-bener sesuai ga akan ketemu. Kamu gitu juga gak? Kalo menurutku sih waktu produktif tiap orang emang beda-beda ya, ada yang fokusnya kalo rame, ada yang fokusnya pas sepi...

DO IT, AND DONT FROGET TO EVALUATE

Abis ngomongin resolusi 2019, seharusnya udah di list dong. Nah kalau udah ditulis, mari kita eksekusi satu persatu, tidak perlu kesusu yang penting usaha aja dulu. Resolusi tingkat paling rendah deh, sehari ini resolusimu apa aja boleh ditulis kemudian setelah itu berusaha komitmen dengan resolusi kita. Begitu terus sampai satu minggu, kemudian jangan lupa untuk mengevaluasi hasil yang kita lakukan selama satu minggu itu. Jadi kenapa sih harus dievaluasi? Semacama bermuhasabah diri, karena kita ini manusia biasa, kadang-kadang suka khilaf kan tuh. Nah peran evaluasi ini sangat bermanfaat banget buat kedepannya kita kayak gimana. Kalau misal seminggu pertama, mungkin banyak resolusi yang belum terealisasi. Setelah dievaluasi, ketika minggu kedua insyaaAllah kita akan lebih komitmen lagi untuk merealisasikannya dan insyaaAllah akan berusaha lebih baik dari minggu sebelumnya. Bagi yang pernah menjadi panitia suatu acara pasti setelah acara selesai ada evaluasi kan? Karena mem...

(Katanya) RESOLUSI 2019

Sudah 4/365 nih, resolusi apa aja yang udah terealisasi? Jadi apa aja sih resolusi kamu di tahun 2019 ini? Ditulis atau hanya dipikirkan aja? Yang pasti, apapun resolusi kamu di tahun 2019 semoga hal-hal yang membawa pada kebaikan dan keridhoan Allah swt. Semacam bermimipilah setinggi langit, kalau misal jatuh seenggaknya masih bisa nyangkut di awan wwk, ga deng ya canda. Resolusinya bermacam-macam, ada yang 2019 wisuda, 2019 melanjutkan resolusi 2018, punya usaha, ipk 4, lolos snmptn, dapet istri/suami sholehah/sholeh, lanjut s2 ke luar negeri, apalagi nih? Wis banyak buanget pokoknya mah. Dari beberapa daftar resolusi yang tersebut diatas kan fokusnya ke dunia ya, terus gimana resolusi akhiratnya? Emang gamau hafal Al-Qur’an, gamau rajin sholat sunnah, gamau rajin baca hadits, gamau rajin ikut kajian, gamau rajin bersedekah, gamau rajin bersilaturahmi? Padahal udah banyak banget kita disuguhi peristiwa alam yang sedang ngambek sama kita, banyak tanda-tanda akhir...

Hanya Kepada Allah Kita Kembali

Allah subhanallahu wata’ala telah menciptakan dunia ini dengan keseimbangan dan keteraturannya. Ada langit dan bumi. Darat dan laut. Laki-laki dan perempuan. Kaya dan miskin. Sehat dan sakit. Hidup dan mati. Dan masih banyak lagi. Pada hari itu, langit terlihat mendung seakan ia bersedih pada apa yang terjadi di bumi ini. Seakan ia tahu apa yang terjadi saat itu. Kemudian terdengar suara yang keluar dari toa masjid “Assalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh. Innalillahi wa inna ilaihi roji’un, telah berpulang ke rahmatullah Almarhum Bapak Amar semoga amal ibadah beliau diterima oleh Allah subhanallahu wata’ala dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran serta keikhlasan. Wassalamu’alaykum warahmatullahi wabarakatuh.” Pak Amar adalah guru ngaji di TPQ yang berada di dusun si genduk. Beliau telah berpulang kembali pada Allah, sudah tidak merasakan sakit karena penyakit yang dibebankan kepadanya telah hilang bersamaan dengan hilangnya nafas beliau. Semoga Allah jauhkan bel...